METEOR

Koran Terkemuka Kriminalitas Jateng & DIY

Tidak ada Ijin, Bos Pengda PSSI Jateng Dipanggil Polres Kendal

KENDAL – Kekisruhan yang tejadi dalam ajang sepak bola piala Medco U-15 tingkat Jateng antara Persikas Kabupaten Semarang melawan SSS Kota Semarang di Stadion Utama Kendal yang berakhir kisruh, membuat pihak kepolisian Polres Kendal mengambil tindakan. Dari hasil penyelidikan, ternyata sepak bola yang diselenggarakan oleh Pengda PSSI Jateng tersebut tidak mengajukan ijin kegiatan dari kepolisian setempat. Untuk mengembangkan lebih lanjut, pihak Polres Kendal akan memanggil Bos Pengda PSSI Jateng yang bertanggungjawab, dalam hal ini adalah Johar Lin Eng.
Sebelumnya, pihak kepolisian Polres Kendal telah memanggil Supriyono, pengurus Persik Kendal telah dimintai klarifikasinya, kemarin. Hasilnya? Dari keterangannya, menyebutkan, semua yang bertanggungjawab dalam pertandingan antara Persikas Vs PA SSS ditangan Pengda PSSI Jateng. Dan masih dalam pernyataan Supriyono dihadapan kepolisian, sebelumnya telah memberikan penjelasan kalau pihaknya tidak bisa ngikuti pertandingan karena Persik Kendal sendiri akan bertanding ke Bandung, Minggu (4/6) sore lalu.
“Pada hari Sabtu, sehari pertandingan pak Supriyono baru minta ijin bantuan keamanan pada kami. Surat permintaan itu ditandatangani pak Supriyono sendiri. Setelah diklarifikasi, ternyata menurut pak Supriyono, yang bertanggungjawab dalam pertandingan itu ya pihak Pengda PSSI Jateng. Untuk itu, kami akan panggil Pengda PSSI agar kedepan jangan menyepelekan soal ijin kegiatan dan keamanan,”ungkap Kapolres Kendal AKBP Tjahyono Prawoto, SH, MM, saat dihubungi METEOR, kemarin.
Dikatakan lebih lanjut Kapolres Kendal, persoalan ijin dan keamanan adalah mutlak tanggungjawab kepolisian. Sehingga adanya kejadian sepak bola yang berakhir kisruh, pihaknya yang mendapat sorotan negative dari public maupun masyarakat. Untuk itu, pihaknya tidak segan-segan untuk bertindak tegas demi keamanan berkelajnutan kedepan.
Sekedar diketahui, Minggu (4/6) sore di lapangan Stadion Utama Kendal, pertandingan final piala Medco U-15 antara antara Persikas Kabupaten Semarang melawan SSS Kota Semarang, berakhir keributan fatal. Sejumlah peman PS Persikas terkapar setelah diinjak-injak dan dijotosi oleh pemain PS SSS. Dua pemain, Bayu Resa dan Sulistiyawan, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kendal.
Saat kejadian berlangsung, pertandingan yang dipimpin wasit A. Ramdhon, skor pertandingan dimenangkan 2-0 untuk PS. Persikas. Namun sayang, laga yang pemainnya didominasi pemain masih muda-muda tersebut terpaksa dihentikan persis menyisahkan waktu tinggal 17 menit lagi. PS. SSS minta diulang, sedang Persikas keberatan. (jec)

Juni 6, 2007 Ditulis oleh koran METEOR Jateng & DIY | OLAH RAGA | | Belum Ada Tanggapan