Tidak Naik Kelas, Wali Murid Genjoti Guru Kelas
KENDAL – Ulah aneh seorang wali murid yang tidak puas gara-gara anaknya ndogol alias tidak naik kelas, terjadi di sekolah SD Kalirandu, Cepiring Kendal, belum lama ini. Namun ketidak puasannya itu dilakukan dengan cara emosi kekasaran fisik. Itulah kelakuan aneh yang dilakukan Bub, seorang wali murid di sekolah tersebut. Korbannya, seorang guru kelas setempat bernama Mukhlisin (47). Akibat aksi teror tersebut, kini sang guru mengaku tertekan dan minta mutasi pindah ngajar.
Ceritanya, pekan kemarin, sekolah SD Kalirandu membagikan raport kenaikan kelas secara bersamaan. Dari kelas satu hingga kelas enam. Ada salah satu murid perempuan yang tidak naik kelas, yaitu Yun (9). Yun diketahui diketahui tidak naik kelas setelah ibunya yang mengambil raport dari guru kelasnya, yaitu Mukhlisin.
Mengetahui anaknya tidak lulus, ibu Yun langsung pulang dan memberitahukan pada suaminya, Bub. Nah, diduga tidak terima dengan keputusan sekolah yang tidak menaikan anaknya itu, Bub naik pitam. Dan langsung mendatangi pihak sekolah. Sampai di skeolah, begitu melihat guru kelas anaknya, pelaku langsung main hajar. Kerah baju belakang korban ditarik tangan kiri, dan tangan kanannya nggenjoti hingga korban berteriak minta ampunan.
Tidak menghiraukan ampunan korban, orang tua murid it uterus menghajarnya, hingga keributan terebut berhasil dilerai sejumlah guru setempat. Begitu puas, wali murid yang sedang dilanda emosi itu langsung meninggalkan sekolah. Dari kejadian tersebut, pihak sekolah menyayangkan tingkah pelaku. Pasalnya, pelaku selain tokoh masyarakat setempat, juga mengemban jabatansebagai preangkat desa di Desa Kalirandu.
Senin (2/7), kemarin, saat korban (Mukhlisin, red) ditemui di rumahnya, di Desa Juwiring, mengakui kejadian yang menimpa dirinya. Dan sejak adanya perlakuan aneh yang dilakukan oleh seorang wali muridnya itu, mengaku mendapat tekanan dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar. Pihaknya berharap agar Dinas P dan K Kabupaten Kendal dapat membantu kesulitan pada dirinya. Sementara, melalui Kadinas P dan K Kabupaten Kendal, saat dihubungi akan segera melakukan tim turun ke lapangan. (jec)
Belum ada komentar.
-
Arsip
- Juli 2007 (14)
- Juni 2007 (7)
- Mei 2007 (24)
- April 2007 (10)
- Maret 2007 (3)
- Februari 2007 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS