Bocah SD Weleri Disekap 4 Hari
KENDAL – Ini kabar yang mencengangkan. Sebut saja Ani (12), bocah yang masih duduk dibangku sekolah SD di Weleri ini, diculik oleh segerembolon pemuda yang panta dicap bajingan tengik. Korban disekap disebuah desa di Johorejo, Gemuh Kendal hingga empat hari. Sadisnya lagi, diduga korban yang masih lugu itu diperkosa bergiliran. Bedebah!
Aib ini terjadi belum lama ini diwilayah kepolisian Polre Kendal. Pelakunya diduga warga Desa Johorejo sendiri. Informasi yang ditelusuri METEOR menyebutkan, kejadian tidak manusiawi itu saat korban bermain di pasar Weleri bersama teman karibnya, belum lama ini. Saat asyik jalan-jalan itulah, tiba-tiba para pelaku dekati korban yang tubuhnya memang bongsor tersebut.
Korban dirayu mau dibelikan jajan dan dikasih uang. Asalkan mau diajak jalan-jalan. Dan karena sedikit dipaksa ahkirnya korban ketakutan dan ikut naik angkutan ke Gemuh. Dibawah ancaman korban tidak berdaya dan hanya menuruti kemauan paksaan para pelaku. Sekitar pukul 12.30 siang itu, korban mulai masuk ke sebuah rumah kosong milik warga Johorejo.
Saat itulah, kondisi korban mulai diperdayai. Hanya dikasih makan seadanya. Selama empat hari korban diduga jadi bulan-bulanan nafsu bejat para pelaku. Hingga akhirnya, kesempatan untuk meloloskan diri didapatkan korban. Bahkan, ada isu yang mengagetkan telinga, korban sempat mau dibawa ke komplek Gambilangu, Kaliwungu Kendal yang dikenal GBL.
Entah bagaimana nasib dan perjuangan korban sampai ke rumah, hingga akhirnya kasus tersebut diketahui pihak keluarga korban. Dan apa yang menimpa bocah berusia 12 tahun dan kini baru saja lulus dari kelas VI SD di Weleri tersebut, melaporkan kejadian itu didampingi keluargnya ke Polres Kendal.
Dari hasil laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan. Alhasil, ada dugaan pelakunya asal warga Desa Johorejo, Gemuh Kendal. Dan siapa identitas pelakunya, nama-namanya kini sudah dikantongi pihak petugas. (jec)
Belum ada komentar.
-
Arsip
- Juli 2007 (14)
- Juni 2007 (7)
- Mei 2007 (24)
- April 2007 (10)
- Maret 2007 (3)
- Februari 2007 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS